Senin, 20 Oktober 2014

Resensi : Dan Hujan Pun Berhenti



Judul Buku : Dan Hujan Pun Berhenti
Penulis : Farida Susanty
Penerbit : Gramedia
Terbit : 2007
Tebal : 321 halaman

 “Kamu mau bunuh diri?” “Ya, asal tidak hujan.” Seperti Leo, Spiza membenci hujan. Hujan mengingatkannya pada peristiwa yang teramat pahit di masa lalu. Kenangan buruk yang menghantuinya dalam mimpi dan membuatnya merasa tak mampu melanjutkan hidup.




Bagaimana jadinya jika orang -orang yang harusnya kamu percaya berkhianat padamu??Mengkhianati semua kepercayaan yang sudah kamu bangun dan menelantarkannya hingga membuatmu terpuruk??Begitulah yang dialami oleh Leostrada, pemuda blasteran indonesia-jepang yang menjadi tokoh sentral dalam novel ini. Leo adalah seorang pelajar SMA dari bandung yang kehidupannya tidak seperti remaja yang lainnya. Leo lebih memilih meninggalkan rumah mewahnya dan tingal di apartemen kecilnya dengan alasan tidak kuat lagi dengan kelakuan dari kedua orang tuanya. Ayah yang ia percaya sebagai pelindung kerap melakukan kekerasan fisik terhadapnya, begitu juga dengan sikap ibunya yang berselingkuh dan sudah tidak peduli lagi dengan keluarganya. Leo merasa kehilangan kasih sayang dan rasa kepercayaannya pada siapapun sampai akhirnya dia bertemu dengan Iris yang kembali menumbuhkan rasa percaya dalam dirinya terhadap orang lain. Namun, sosok Iris yang tiba-tiba pergi karena kecelakaan mobil malah membuat kondisinya menjadi lebih buruk dari sebelumnya.

Di tengah keterpurukannya itu Leo berusaha untuk bangkit dan menata kembali hidupnya, ia selalu menertawakan semuanya seolah-olah hidupnya bahagia, padahal itu semua hanyalah untuk menutupi rasa sedih dan kesepian dalam dirinya.

Sampai suatu ketika ia bertemu dengan Spiza gadis misterius yang ia temui ketika gadis itu sedang menggantung teru-teru bozu (penangkal hujan ala Jepang) apalagi setelah mendengar alasan mengapa spiza menggantungkan benda tersebut adalah supaya hujan tidak turun dan ia bisa melakukan aksi bunuh dirinya. Hujan membuatnya teringat akan kenangan pahitnya di masa lalu. Merasa mengalami trauma yang sama akan mas lalu, keduanya lambat laun menjadi dekat.

Bagaimana kisah akhir dari novel ini, apakah Leo akan kembali bersatu dengan keluarganya dan apakah Spiza berhasil bunuh diri???

1 komentar: